Posted on November - 23 - 2009 by anna
Siapa sih Wanita Cantik itu?

Beautiful
Kamis, 20 November 2008, pukul 05.26 nada masuk sms di HP saya berbunyi. Segera saya buka. Sms ini benar-benar cantik, karena isinya soal Wanita Cantik. Sms ini dikirim oleh Ibu Silvana Marga, rekan senior saya yang energik dan masih suka belajar. Begini isinya :
Wanita cantik melukis kekuatan lewat masalah
Tersenyum saat tertekan.
Tertawa disaat hati sedang menangis.
Memberkati disaat terhina.
Mempesona karena memaafkan.
Wanita cantik mengasihi tanpa pamrih
Dan bertambah kuat dalam doa dan pengharapan
Wah, sejuk ya rasanya… apalagi sms ini saya terima pagi hari. Selain udara memang sejuk, isinya juga bikin hati menjadi teduh dan serasa menjadi penyemangat untuk melewati hari ini.
Siapa sih sebenarnya wanita cantik menurut Anda? Sebagian mungkin menjawab nama-nama artis atau selebriti, seperti Dian Sastro, Sandra Dewi, Nabila Syakieb dan nama-nama lain yang secara fisik memang semua pasti setuju kalau mereka berwajah cantik.
Kalau bertanya kepada para suami atau pacar, pasti mereka bilang istri atau pacar mereka yang paling cantik. Meskipun sebagian menjawabnya dengan agak terpaksa atau sekedar untuk tidak membuat masalah baru dengan pasangannya.
Kalau ditanya apa kriteria cantik, masih jarang yang menjawab seperti isi sms diatas itu. Kriteria cantik yang saat ini menjadi prospek bisnis yang laris manis mengarah ke kriteria: kulit yang putih, kulit kencang tanpa kerutan, wajah yang bersinar, tubuh yang langsing, dan lainnya. Tak heran produk pemutih kulit, produk anti aging, klinik-klinik kecantikan laris manis diburu para wanita.
Coba kita telusuri lebih jauh lagi, apakah benar para wanita perlu cantik itu karena memang secara alamiah ia ingin tampil cantik? Atau karena ada tuntutan sosial yang mengharuskannya tampil cantik dengan kriteria seperti kebanyakan orang?
Pernah saya menanyakan hal ini ke beberapa teman saya, dan jawabannya :
- Nggak percaya diri nih kalau sudah ada kerutan di wajah, apalagi kalau sudah mulai ada noda yang mengganggu…
- Suami nih, kepingin saya tampil cantik sepanjang hari…
- Ikut trend aja, kan sekarang lagi ngetrend tuh kulit putih dan bersinar…
- Yaah, daripada suami mulai lirik-lirik wanita lain, kan mending lirik istrinya sendiri…
- Senang aja sih kalau bisa tampil cantik, tiap kali jalan-jalan ke mal pasti dilirik orang…
Saya jadi ingat, sesekali saya menggunakan alasan jerawat yang ada di wajah saya sebagai bahan guyonan. Saya pernah bilang, WWah…nggak konsentrasi kerja nih karena jerawat ini mengganggu sekali. Di lain kesempatan saya bilang, maunya sih nggak masuk kerja, karena sakit. Sakit karena ada jerawat. Heheee… I am what I am thingking of, bukan? Pantas saja saya mempersoalkan jerawat, karena saya pikiran saya fokus ke jerawat. Apakah orang lain juga memperhatikan jerawat saya? Nggak juga kok. Dan apakah dengan satu jerawat akan mengurangi energi saya? Nggak mungkin lah! Coba saja saya fokus ke pekerjaan atau hal lain yang lebih penting, mungkin saya bisa lupa kalau ada jerawat di wajah saya.
Kembali ke isi sms diatas, menjadi wanita cantik itu mudah kok, cukup dengan:
- kuat (tegar) di dalam masalah
- tetap tersenyum di saat penuh tekanan sekalipun
- tetap bisa tertawa dan membuat orang lain tertawa, meskipun hati sedang sedih
- tidak mengutuk dan mencaci, dan malah memberkati orang yang sudah menghina kita
- memaafkan kesalahan orang lain
- mengasihi tanpa meminta balasan
- bertambah iman dan kepercayaannya lewat doa-doa dan harapan
Lho, kok sepertinya malah nggak mudah ya?? Kriterianya banyak banget tuh? Semuanya kok menuntut kita sempurna disaat kondisi penuh stress?
Ok, kalau tidak sepakat disebut mudah, saya menyebutnya dengan murah.
Ya, murah kan karena kita tidak perlu membeli apapun? Tidak perlu mengeluarkan uang serupiahpun untuk menjadikan kita wanita cantik seperti isi sms diatas.
Semua sumber daya sudah ada di diri kita sendiri. Semua sudah tersedia, bahkan gratis, asal kita mau dan yakin…
bahwa kecantikan sejati adalah ketika kita mau menggali dan memunculkan potensi diri kita… menjadi pribadi yang dipantaskan untuk kehidupan yang penuh arti, sesederhana apapun itu tetaplah memiliki arti.
Jadi, kalau ada yang mengatakan tidak semua wanita itu cantik, saya akan mengatakan : semua wanita bisa menjadi cantik … secantik isi sms tadi pagi.
Thanks for this morning sms, Bu Marga… it’s remind me for always be beautiful.




what a refreshment… will try to forgive and forget what people did to me..just wondering.. how much can we take the hurt of always forgiving.. Thanks
@cory:
THERE’LL BE NO PAIN THAT CAN HURT A TRUE FORGIVING PERSON
Wow…. saya agak sedikit ngilu ketika membaca ungkapan anda…”just wondering…how much can we take the hurt of always forgiving..”.
Memang memaafkan tidaklah semudah mengucapkannya. Terlebih sejak kecil kita dituntut harus begini, harus begitu, dan harus mempertanggung-jawabkan kesalahan yang kita perbuat. Seakan menjadi tidak fair bila kita “dituntut” untuk bisa selalu memaafkan, sementara kita sendiri harus terus menjaga agar tidak melakukan kesalahan, terlebih yang bisa merugikan atau menyakiti orang lain.
Namun, justru di sinilah letak kedahsyatan Sang Pencipta yang Maha Kasih itu. Allah sering mengajarkan kebaikan melalui hukum paradoksial, yang sering sulit di mengerti bila kita menggunakan akal logika. Bila saja kita mau benar-benar memaafkan, tanpa syarat, tanpa menggunakan logika, dan tanpa mengarapkan apapun, maka….THERE’LL BE NO PAIN THAT CAN HURT A TRUE FORGIVING PERSON… itu janji sang ILAHI.
Yang perlu kita lakukan hanyalah….belajar dari pengalaman, dan posisikan diri kita agar tidak rentan jatuh ke lubang yang sama. Bukankah mempermudah orang lain menyakiti kita berarti mengundangnya untuk benar-benar melakukannya? Bukankah meletakkan uang di pinggir jalan, mengundang orang untuk mengambil yang bukan menjadi haknya? …. then… kata kuncinya adalah….POSITIONING…
……THERE’LL BE NO PAIN THAT CAN HURT A TRUE FORGIVING PERSON….
Hebatnya, berbagai terapi seperti NLP, Hypnotherapy, EFT, Energy Therapy, mengarahkan pembersihan berbagai MENTAL BLOCKs melalui ‘forgive and release’, walaupun dengan teknik yang berbeda-beda.
Ini hanyalah salah satu pandangan di antara banyak pandangan lain… akhirnya kita sendirilah yang harus memilih…..
Good luck to you… and gain the happy life you deserve….and….share it if you wish to…..
Cheers,
George Herman
george_herman@cbn.net.id