
difficulty sleeping
George Herman, MBA CH CHt CMNLP LAPHP
Senior therapist at Mind Clinic – Jakarta
Tidur adalah suatu kondisi dimana pikiran dan tubuh anda beristirahat. Tidur yang berkualitas terjadi jika tubuh dan pikiran anda beristirahat dengan sangat rileks secara total. Pada saat anda tidur dengan pulas, hanya pikiran bawah sadar dan sistem “non-motorik” anda yang bekerja.
Artikel ini membahas tentang:
1. Proses terjadinya tidur.
2. Apa yang terjadi ketika anda susah jatuh tidur?
3. Beberapa macam gangguan tidur.
4. Kualitas tidur buruk
Proses terjadinya tidur
Dalam proses terjadinya tidur, pikiran dan anggota tubuh anda secara berangsur-angsur dan bersamaan menjadi rileks dan semakin rileks sampai akhirnya menjadi rileks total. Saat mencapai kondisi rileks total, seluruh pikiran dan sistem motorik anda telah beristirahat penuh, dimana pikiran bisa anda istirahatkan dengan menunda memikirkan hal yang anda hadapi untuk dipikirkan kembali setelah anda bangun. Gelombang otak anda berangsur-angsur menurun dari Beta (saat anda awas), menjadi Alpha (saat anda fokus), kemudian menjadi Theta (saat menjelang pulas), sampai akhirnya mencapai gelombang Delta (saat anda pulas). Orang dewasa perlu tidur sekitar 6-8 jam per hari, bayi membutuhkan 16-20 jam tidur, sedangkan balita memerlukan sekitar 12-13 jam tidur per hari, dan sekitar 10 jam tidur pada anak-anak di atas lima tahun. Bila kurang dari itu, patut diwaspadai bahwa anda, atau anak tersebut mengalami masalah susah tidur. Hal ini perlu diwaspadai karena kekurangan tidur bisa menyebabkan gangguan kesehatan lain yang serius.
Apa yang terjadi ketika anda susah jatuh tidur?
Susah tidur bisa disebabkan oleh faktor fisik dan/atau faktor pikiran. Bila sebagian tubuh anda mengalami gangguan, misalnya trauma luka bakar yang cukup luas, rasa sakit berdenyut yang ditimbulkannya bisa menyebabkan anda menjadi susah tidur. Ada kasus yang dengan gerakan hanya bernafas saja bisa menyebabkan rasa sakit yang amat mengganggu. Pada kasus gangguan akibat pikiran, pikiran anda tidak bisa diajak untuk beristirahat. Walaupun telah diusahakan, anda tidak berhasil menunda memikirkan hal yang muncul. Pikiran yang “liar” itu seperti “virus” pada komputer. Ia bahkan bisa semaunya membuka file “virus” lain yang juga bisa membuka lagi “virus-virus” lainnya yang juga liar, sehingga pikiran anda menjadi penuh dan letih. Ia bahkan tidak menghentikan kesibukannya walaupun anda telah amat sangat lelah dibuatnya.
Ada beberapa macam gangguan tidur:
1. Susah untuk Jatuh Pulas
2. Susah mempertahankan tidur ( terbangun berkali-kali )
3. Setelah terbangun susah untuk tidur lagi
4. Kualitas tidur buruk ( setelah bangun masih terasa letih )
Bagaimana mengatasinya?
Pada gangguan akibat fisik, pengobatan yang serius pada dokter yang membidanginya perlu diupayakan secara intensif sebelum gangguan tidur yang diakibatkannya menyebabkan masalah baru yang fatal. Karena keterbatasan ruang, hal ini tidak dibahas lebih lanjut.
Bila gangguan ini disebabkan oleh pikiran, ini adalah pertanda bahwa anda tidak berhasil mengendalikan pikiran, dan sebaliknya pikiran telah menguasai anda. Oleh karena tubuh dan pikiran adalah satu kesatuan sistem, kondisi ini bisa disiasati dengan mengendalikan tubuh anda sehingga pikiran anda dengan sendirinya terseret ikut menjadi rileks. Caranya adalah dengan teknik Self Relaxation yang langkah dasarnya dibahas berikut ini. (Rincian selengkapnya dapat anda download dari www.mindclinic.co.id>Categories>Tips: Self Relaxation Technique)
Secara bertahap, sebagian demi sebagian, anda melemaskan anggota tubuh sampai benar-benar rileks dan tidak bisa digerakkan lagi. Setelah bagian tertentu (misalnya lengan kanan) telah tidak bisa digerakkan lagi, lanjutkan dengan bagian lain anggota tubuh anda, sampai akhirnya seluruh anggota tubuh anda mencapai kondisi yang sangat rileks. Seiring dengan itu, sebagian demi sebagian pikiran anda juga “terseret” menjadi rileks, dan pada saat seluruh anggota tubuh anda telah rileks total, pikiran anda pun ikut menjadi rileks total. File “virus” yang semula begitu mengganggu “shut down” dengan sendirinya mengikuti proses relaksasi anggota tubuh anda. Fokuskan upaya anda untuk me-rileks-kan anggota tubuh, abaikan segala hal yang melintas di pikiran anda, maka andapun dengan mudah bisa mencapai kondisi rileks total di mana gelombang otak anda telah mencapai Theta. Setelah itu secara mulus relaksasi ini dengan sendirinya akan menghantarkan anda pada tidur yang berkualitas.
Bagaimana membantu bila balita anda mengalami problem susah tidur?
Pada dasarnya prosesnya sama dengan orang dewasa. Sebelum anda mengajak dan membujuknya untuk rileks, pastikan bahwa kondisi fisiknya memang telah nyaman agar bisa rileks. Popok yang basah, tentu akan membuatnya gelisah dan sulit untuk diajak rileks. Kenali elemen panca-inderanya yang lebih dominan. Bila penglihatan dan pendengarannya yang dominan, anda bisa meredupkan cahaya ruangan dan menyanyikan secara lembut dan penuh kasih lagu yang membuai. Bila perasa raba nya yang dominan, anda bisa sambil mengusap-usapnya secara lembut. Seluruhnya dalam suasana yang rileks, nyaman dan penuh kasih. Perhatikan bila ada bagian anggota tubuhnya yang tegang, cari posisi yang lebih nyaman, dan rangsang sesuai sistem panca-inderanya yang lebih dominan agar menjadi rileks.
Have a good quality sleep…..!!!!!