Posted on July - 05 - 2011 by by admin
by George Herman, MBA CH CHt CMNLP LAPHP
Senior NLP-Hypnotherapist at Mind Clinic Jakarta
george_herman@cbn.net.id
www.mindclinic.co.id
“Saya sangat membutuhkan pekerjaan yang saya geluti sekarang. Sebenarnya pekerjaan ini sesuai
dengan kemampuan saya dan penghasilannya sangat memadai. Namun telah 3 bulan ini saya
merasa tidak nyaman dan tidak betah. Selalu saja ada godaan untuk meninggalkan pekerjaan ini
dan pindah, walaupun saya belum mengetahui resiko yang akan saya hadapi. Harus bagaimana,
dan apa yang harus saya lakukan? – Lita S., Surabaya.
Posted on December - 11 - 2009 by by anna

team
Masalah peserta yang tidak mau berpartisipasi dalam aktivitas team sudah bisa dipahami, bukan? Sekarang kita tilik masalah berikutnya:
Bagaimana jika peserta tidak mengerti petunjuk yang diberikan?
Tandanya adalah:
Posted on December - 07 - 2009 by by anna
Mereka tidak siap pakai!
Begitulah komentar paling populer tentang kualitas lulusan perguruan tinggi kita. Lucu juga. Karena jika menengok ke belakang ketika kita masih seperti mereka dan melamar pekerjaan kesana kemari sehabis wisuda,kita tidak berbeda jauh dari mereka. Kita sering tidak menyadari bahwa kematangan yang saat ini kita miliki merupakan hasil dari tempaan yang dijalani setiap hari.
Dia diberi nama pengalaman. Dan pengalaman tidak bisa dipelajari dengan membaca buku atau duduk di bangku kuliah. Lebih dari itu, siap pakai, bukanlah monopoli mereka yang baru masuk kerja. Kita yang sudah lama bekerja pun belum tentu siap pakai. Meskipun terdengar agak janggal, namun relevan dengan situasi aktual keseharian kita. Jangan-jangan orang-orang yang mengaku kompeten seperti kita ini jauh lebih tidak siap pakai-nya dibanding mereka?
Posted on September - 09 - 2009 by by george_herman
TIPS: SELF RELAXATION
George Herman, MBA CH CHt CMNLP LAPHP
Senior Consultant & Senior Therapist at Mind Clinic Jakarta
george_herman@cbn.net.id
www.mindclinic.co.id
Dapat dipraktekkan oleh semua usia untuk menyegarkan kembali pikiran dan tubuh dalam waktu yang singkat.
Hafalkan setiap langkah sebelum anda mempraktekkannya. Cara mudah menghafalnya adalah dengan ‘berpura-pura’ melakukannya sesuai urut-urutan.
Posted on August - 31 - 2009 by by george_herman
Memotivasi Pikiran Bawah Sadar (PBS) Anda
George Herman, MBA CH CHt CMNLP LAPHP
Senior Therapist at Mind Clinic Jakarta
www.mindclinic.co.id
george_herman@cbn.net.id
Kita semua dikaruniai Pikiran Sadar (Conscious Mind) dan Pikiran Bawah Sadar (Subconscious Mind). Pikiran Sadar adalah bagian dari pikiran kita yang secara sadar dipergunakan untuk mengolah berbagai informasi dan proses berpikir lainnya. Pikiran Bawah Sadar adalah semua proses otak yang sedang tidak dikelola oleh Pikiran Sadar, termasuk pemikiran-pemikiran yang tidak kita sadari, serta berbagai proses mengatur kinerja organ tubuh kita (jantung, sistem hormon, limpa, ginjal, otot-otot dan syaraf, dan lain-lain). Bukankah amat sulit mempertahankan keseimbangan posisi dan gerak tubuh kita yang terdiri dari begitu banyak sistem otot dan lebih dari seratus sendi? Otot mana yang perlu ditegangkan, dan yang mana diregangkan ketika kita membungkuk meraih sesuatu?
Pikiran Bawah Sadar adalah karunia dari Tuhan Sang Pencipta yang menjaga diri dan kepentingan kita dengan sangat tulus dan all out dengan segala kemampuan dan ingatan yang ia miliki. Ia melakukan segala yang ia rasa perlu dengan segala yang ia miliki dan ingat. Pikiran Bawah Sadar kita mempengaruhi lebih dari 85% proses berpikir kita, dan oleh karenanya sangat mempengaruhi diri kita. Pikiran Bawah Sadar kita jugalah yang sering membangun sinyal kewaspadaan kita saat sesuatu hal penting perlu mendapatkan perhatian saat kita luput memperhatikannya.
Namun, caranya menjaga dan membela kepentingan kita ternyata sering bisa kurang relevan, atau bahkan sama sekali tidak relevan lagi dengan situasi dan kondisi yang kita hadapi sehingga dampaknya sering menjadi “ngawur”.
Posted on July - 22 - 2009 by by george_herman

Baby Blue Syndrome bisa sembuh dengan sendirinya bila mendapat dukungan dari suami dan anggota keluarga lain.
Baby Blue Syndrome - what it is, what it is not.
George Herman, CH CHt CMNLP LAPHP
Senior NLP-Hypnotherapist at Mind Clinic Jakarta
0811950819
george_herman@cbn.net.id
www.mindclinic.co.id
Baby Blue Syndrome adalah gejala terringan dalam suatu rangkaian stress yang tidak menyenangkan (distress) pada ibu yang baru melahirkan (Postpartum Distress). Banyak tulisan bisa didapatkan pada berbagai media tentang Baby Blue Syndrome yang semakin ‘populer’ akhir-akhir ini. Tulisan ini dibuat untuk melengkapi dan lebih memperjelas lagi tentang Baby Blue Syndrome, what it is, and what it is not.
Posted on June - 07 - 2009 by by george_herman
HAMPIR SEMUA BERAWAL DARI PIKIRAN BAWAH SADAR
Berbagai penelitian masih menyebutkan berbagai angka prosentasi pengaruh pikiran bawah sadar (PBS) pada keseluruhan diri kita. Ada yang menyebutkan 85% mempengaruhi seluruh pemikiran dan keputusan kita, ada yang menyebutkan 90%, bahkan 95%.
Berapapun itu, yang jelas PBS sangat mempengaruhi kita. Bukankah kita sering telah memutuskan sebelum menganalisa, dan mengadakan ‘rapat keputusan’ hanya untuk mendukung keputusan yang sebenarnya telah ditentukan sebelumnya?
Dalam level individual, bukankah kita sering mengumpulkan data hanya untuk mendukung apa yang telah kita simpulkan/putuskan?
Hebatnya, PBS yang selalu menjaga demi apa yang ia anggap sebagai ‘kebaikan’ untuk kita, bisa di-update dan di program-ulang, sehingga karakteristiknya yang benar-benar membela untuk kebaikan kita bisa lebih RELEVAN.
Posted on May - 10 - 2009 by by george_herman
Melalui program ini, ada dapat meng”install” keterampilan yang sangat generic dan diperlukan untuk lebih efektif berinteraksi dalam berbagai kegiatan. Selain memfasilitasi proses belajar, program ini juga dirancang mencakup individual treatment NLP/Hypnotherapy yang menyingkirkan Mental Block yang spesifik bagi setiap peserta. Itulah sebabnya program ini berbeda dari berbagai alternatif pelatihan yang ada. Dengan mengikuti program ini, anda memastikan keterampilan ini terserap secara konkrit menjadi keterampilan hands-on yang siap anda gunakan dimanapun dan kapanpun sesuai kebutuhan.
Posted on May - 05 - 2009 by by admin
Mengapa orang mengatakan YES!
Kita sering menjumpai orang yang selalu mudah mendapatkan YES! dari orang lain. Sebaliknya begitu banyak orang yang begitu sulit mendapatkan satu YES! sekalipun. Berbagai penelitian dan eksperimen menyimpulkan bahwa pada umumnya seseorang mengatakan YES! Bila hal yang diajukan kepadanya:
- Relevan baginya.
- Dibutuhkan SEKARANG.
- Terkomunikasi dengan baik.
- Sulit menolaknya.
Artikel ini membahas tentang cara mempersuasi klien agar mendapatkan YES! darinya sehingga bisnis anda dengannya GOL dengan cara yang lebih mudah.