Posted on July - 05 - 2011 by by admin

Betah dalam Pekerjaan

by George Herman, MBA CH CHt CMNLP LAPHP

Senior NLP-Hypnotherapist at Mind Clinic Jakarta
george_herman@cbn.net.id
www.mindclinic.co.id

“Saya sangat membutuhkan pekerjaan yang saya geluti sekarang. Sebenarnya pekerjaan ini sesuai
dengan kemampuan saya dan penghasilannya sangat memadai. Namun telah 3 bulan ini saya
merasa tidak nyaman dan tidak betah. Selalu saja ada godaan untuk meninggalkan pekerjaan ini
dan pindah, walaupun saya belum mengetahui resiko yang akan saya hadapi. Harus bagaimana,
dan apa yang harus saya lakukan? – Lita S., Surabaya.

Posted on February - 15 - 2010 by by anna

Kucing yang Sombong dan Tikus yang Rendah Hati

tikuskucing31Seekor kucing bertanya kepada tikus yang terjebak dalam perangkap tikus dan sekarang berada dalam genggaman si kucing.
Apa saja yang bisa kau lakukan selain menjadi incaran dan santapanku?
Ia tertawa terbahak-bahak dan bangga dengan keberhasilannya mengambil tikus dari perangkap.
Kau hanya makhluk kecil dan tidak berdaya. Apapun yang kau lakukan akan sia-sia. Tapi, sebelum kau menjadi santapanku, aku ingin tau apa sih yang bisa kau banggakan dengan tubuhmu yang kecil itu? Coba lihat aku. Melihatku saja kau sudah lari terbirit-birit, apalagi bila aku mengaum ibarat singa kecil. Dengan kukuku yang runcing dan gigiku yang tajam, kau hanya akan jadi mangsa empukku.

Posted on February - 07 - 2010 by by anna

Serigala Muda dan Masalahnya

serigala1Seekor harimau setengah tua sedang berjalan-jalan di hutan ketika melihat seekor serigala muda. Hai adik serigala, kelihatannya kau anggota baru di hutan ini. Baru kali ini aku melihatmu. Dari hutan manakah asalmu?, tanyanya penuh selidik.

Ya, aku berasal dari hutan di sebelah selatan. Baru dua hari aku di sini, jawab serigala muda setengah terkejut.
Mengapa kau pindah ke hutan timur ini? Padahal semua binatang tahu kalau hutan asalmu itu subur dan mudah mencari makanan. Hutan di sini sangat tergantung pada hujan dan sering terbakar bila kemarau terlalu panjang, tanya harimau semakin ingin tahu.
Memang hutan tempat asalku lebih baik daripada hutan ini. Tapi aku tidak bisa bertahan terus di tempat itu, serigala menjawab perlahan.
Bukankah badanmu masih kuat, taring dan kukumu juga tajam. Setiap mangsamu pasti kalah dan menjadi santapan yang empuk. Lalu buat apa kau mencari makanan disini?, harimau semakin penasaran.

Posted on February - 03 - 2010 by by anna

Seni Pacing-Leading (bagian 1)

seni-pacing-leadingJambu biji, Mbak?
1 kilo berapa Pak?
Yang besar-besar 10.000, yang agak kecil 9.000.
Lho, kok hampir sama dengan harga di Hokky. (Hokky = nama toko buah di Surabaya) Di Hokky harganya 9.900, disini kok cuma beda 100 rupiah aja. Sebelumnya di Hokky harganya malah pernah 8.000 aja lho. Yang ini 8.000 juga ya Pak?

Setengah beberapa obroloan yes set, akhirnya saya memperoleh jambu biji merah berukuran besar dengan harga 8.500, dengan catatan membelinya 2 kg. Meskipun sebelumnya saya diminta membeli 5 kg untuk bisa memperoleh harga yang saya ajukan.

Posted on January - 03 - 2010 by by anna

Dunia di Mata Kita

pic14Cukup lama tidak menulis di www.inspiratio.web.id, hampir sepuluh hari lebih tidak memuat tulisan baru, ternyata menuai beberapa reaksi. Beberapa teman saya mengirim e-mail dan sms yang menanyakan kenapa saya cukup lama tidak menulis. Eeh ternyata.. dari beberapa reaksi tersebut, saya menemukan ada beberapa kategori reaksi, yang setelah saya pilah dan pilih akhirnya menjadi tiga kategori. Berikut ini reaksi yang muncul, dengan tulisan yang sudah di-edit untuk menghargai si pemberi komentar.

Kok lama gak nulis lagi, sibuk ya?
Lagi sibuk apa sih sekarang? Kok mulai jarang nulis?
Jangan sibuk terus dong, ayo nulis lagi dan segera upload

Posted on December - 17 - 2009 by by anna

Loncatan Kebahagiaan Si Domba

pic3Di sebuah pegunungan tinggi, di semak-semak tempat bermain di sebelah selatan salju, ada seekor domba dengan bulunya yang berkilau. Ia bercahaya di bawah sinar matahari, berkilau dan bersih. Itulah miliknya yang membuatnya bangga. Ia menari-nari dengan semangat. Ia menari untuk teman-temannya. Teman-temannya menganggap tariannya menarik karena itu mereka ikut menari juga. Bukan hanya berang-berang, ikan, burung hantu, bahkan ular pun ikut menari dengan penuh kegembiraan.

Lalu pada suatu hari, datangnya sebuah mobil pemburu. Dari dalam mobil keluarlah seorang pencari bulu domba. Ditangkapnya domba berbulu cantik itu dan dicukur habis seluruh bulunya. Bagaikan disambar petir, si domba kaget bukan kepalang. Dipandanginya dirinya di sebuah kolam. Astagaaa!! Bulu yang indah sudah tidak ada. Tinggal seonggok daging yang kurus tanpa keindahan sama sekali. Sekujur badan si domba menjadi berwarna merah muda akibat mesin pencukur tadi. Oooh.. teman-teman domba  mentertawai domba kurus yang sekarang menjadi jelek dan gundul. Domba yang semula selalu riang pun berubah menjadi sedih. Wajahnya semakin ditekuk.

Posted on December - 14 - 2009 by by anna

There’s Always the First Time

Are those your eyes, is that your smile
I’ve been looking at you forever
But I never saw you before
Are these your hands holding mine
Now I wonder how I could of been so blind

For the first time I am looking in your eyes
For the first time I’m seein’ who you are
I can’t believe how much I see
When you’re looking back at me
………

Cuplikan lagu yang pernah dinyanyikan Rod Steward diatas berjudul For The First Time. Keseluruhan lirik lagu ini sangat indah. Pesan yang ingin disampaikan lewat lagu ini diantaranya keajaiban yang dirasakan oleh orang yang ketika untuk pertama kalinya melihat siapa pujaan hatinya yang sesungguhnya.

Tidak jauh dari makna lagu diatas, kata “pertama kali” pasti ada dalam keseharian kita. Selalu ada pengalaman pertama, the first time, yang mendahului pengalaman atau kejadian berikutnya. Banyak pengalaman yang sangat berkesan ketika pertama kali sesuatu dilakukan,  dilihat, didengar atau dirasakan. Pengalaman pertama sangat menentukan langkah kita berikutnya. Pengalaman pertama yang baik dan positif akan membuat kita termotivasi untuk melakukan pengalaman kedua, ketiga dan seterusnya. Sebaliknya, pengalaman pertama yang kurang baik dan bernilai negatif, bisa membuat kita takut bahkan trauma untuk melakukan dan mengalaminya kali kedua.

Seorang rekan di Jakarta dalam pesan singkatnya, menuliskan : But remember, there’s always the first time. Dia menuliskan sms-nya untuk memotivasi saya melakukan sesuatu yang baru, yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Di tengah keraguan untuk melakukan tantangan dan pengalaman yang baru, kata-kata tersebut sangat mengingatkan saya. Dan akhirnya saya benar-benar mau melakukan pengalaman baru dan sekaligus tantangan baru. Dan hasilnya telah mematahkan asumsi saya sebelumnya. Ternyata saya bisa melakukannya.

Ya, sejatinya tidak pernah ada sebuah kesimpulan atau penilaian kalau kita tidak melakukannya. Mengatakan, “Aaah, mana mungkin saya bisa??”, “Ini mustahil…tidak mungkin terjadi”, “Percuma, buat apa dilakukan, kemampuan kita saja hanya segini kok”, “Tidak usah dicoba, pasti tidak bisa, sumber dayanya aja terbatas”, “Mana mungkin berhasil, kita belum pernah melakukannya kok”, dan masih banyak lagi limiting belief yang biasanya mendominasi kita untuk mematikan langkah pertama kita. Dan jika limiting belief ini dibiarkan hadir dalam pikiran kita, potensi dan sumber daya yang sebenarnya sudah ada akan surut dengan sendirinya. Semua terjadi karena pikiran dan tubuh adalah satu sistem tunggal, mind and body is one single system. Pikiran dan tubuh saling mempengaruhi. Yang ada di pikiran kita, itulah yang akan menggerakan tubuh kita dan otomatis menggerakkan keseluruhan potensi dan sumber daya dalam diri kita.

Jadi, jika kita ingat bahwa selalu ada first time dalam hidup kita, tentu kita tidak memilih untuk mematikan langkah kita untuk memulai melakukan yang pertama kali bukan? Apakah itu tantangan baru, pekerjaan baru, peluang baru atau kesempatan yang baru. Semua baru bisa kita simpulkan setelah kita melewati first time kita.

“People have all the resources they need to achieve their desired outcome. Manusia sudah punya semua sumber daya yang diperlukan untuk meraih hasil yang diinginkan”. Lewatilah first time kita dengan penuh keyakinan, kemantapan dan disertai harapan yang baik, dan lihatlah bagaimana first time itu membuat kita semakin bisa memahami siapa diri kita yang sesungguhnya dan potensi apa yang sudah tersedia dalam diri kita.

Posted on December - 03 - 2009 by by anna

Pelangi Dibalik Film Laskar Pelangi

pic11Film Indonesia apa yang saya tonton 2 kali di bioskop?
Film Indonesia apa yang saya koleksi lengkap soundtracknya?
Film Indonesia apa yang saya promosikan kepada hampir setiap teman/rekan yang saya jumpai?

Sampai dengan hari ini, hanya ada 1 jawaban dari pertanyaan diatas. Film Laskar Pelangi. Dan 2 kata yang mewakili kesan saya tentang film yang diangkat dari novel karya Andrea Hirata itu : luar biasa!

Posted on December - 03 - 2009 by by anna

Sampul Buku

book-cover

book cover

Beberapa buku saya beli selama satu tahun terakhir ini. Buku-buku berbagai topik ini menambah lagi deretan buku dalam lemari berwarna coklat kehitaman. Tiba-tiba saya merasa ada yang kurang. Aah iya…, saya belum memberi sampul buku untuk buku-buku yang baru saya beli ini. Tidak seperti buku-buku lain yang sudah diberi sampul plastik transparan dan terlihat lebih rapi dari tampilan depan. Ini saatnya membeli sampul buku dan segera membungkus cover buku agar lebih rapi, tidak mudah rusak dan tetap enak dilihat, meskipun di dalam buku itu terdapat coretan penanda bagian-bagian yang penting, atau mungkin lembar demi lembarnya mulai berubah warna. Pertanda seringnya lembaran itu dibuka dan dibolak-balik. Maka dimulailah aktivitas menyampul buku demi buku.

Plastik transparan yang khusus untuk menyampul buku sudah bersanding dengan buku yang akan disampul. Lebar plastik yang digunakanpun disesuaikan dengan ukuran buku. Ada yang membutuhkan sampul lebih banyak dari lainnya, karena ukuran bukunya lebih besar. Sambil mulai memberi sampul buku dengan plastik pembungkus plastik transparan, menempel bagian plastik ke cover buku dengan isolasi, tiba-tiba saja ada yang terlintas.

Posted on November - 30 - 2009 by by anna

I Like Popcorn!! (Lesson from Popcorn)

pic13

popcorn

Jago, Jagi dan Jagu adalah 3 diantara ratusan butir jagung yang siap untuk dibuat popcorn. Mereka dan kawan-kawannya kini tengah menunggu waktu untuk dimasak menjadi popcorn.
Ugh, seperti apa ya rasanya dimasak menjadi popcorn itu? tanya Jagu.
Rasanya panas sekali berada dalam panci besi. Aku pernah dikasi tahu oleh temanku tentang proses pembuatan popcorn itu, Jagi mencoba menjawab pertanyaan Jagu.
Waah, pasti menyakitkan ya? Trus bagaimana dengan diriku ini? Pasti bakal menjadi tidak indah lagi, Jagu mulai sedih.
Tidak usah kuatir Jagu, kata Jago, itulah proses yang harus kita alami kalau kita mau menjadi popcorn yang lezat. Proses pemanasan hanya berlangsung tidak kurang dari dua menit saja, setelah itu kamu akan mengeluarkan aroma yang harum. Tubuhmu pun akan mekar bak bunga kapas yang merekah. Kamu juga akan ditaburi garam dan ditambah sedikit mentega lagi untuk membuat aromamu bertambah harum.
Haaah…!! proses pemanasannya kurang dari dua menit?? Kok lama sekali sih? Belum lagi ditaburi garam dan mentega… iiiih, pasti gatal deh rasanya, Jagu tambah mengeluh dengan proses yang akan dihadapinya.
Udah deh, ikuti aja prosesnya, hibur si Jagi.

Mind Clinic


Situs ini dibangun atas kerja sama Mind Clinic dengan berbagai Afiliasi yang memiliki visi yang sama dalam memasyarakatkan manfaat yang bisa diraih melalui Hypnotherapy, NLP, untuk individu, kelompok, maupun perusahaan. Masukan dan feedback sangat kami hargai dan harapkan (mohon dapat dikirimkan ke george_herman@cbn.net.id

Powered by